Senin, 25 Januari 2016

HAPPY B'DAY TO OUR FRIENDSHIP !

Ku letakkan cake coklat mini diatas tangkahan, dan aku duduk bersila diatas tangkahan yang ada ditepi danau, sambil menatapi cake coklat mini yang sudah kupasangakan sebuah lilin berwarna pink, warna kesukaanku.
Perlahan aku mulai menyalakan lilin dengan korek api yang sedari tadi sudah ku kantongi didalam saku bajuku. Aku tersenyum begitu melihat lilin berwarna pink mulai bersinar, dan sinarnya seperti sinar mata coklatmu yang selalu tersenyum menatapku ketika aku selalu bertingkah konyol dan kekanak-kanakan. Aku mulai berujar,
"Happy b'day to our friendship,.."
Dan kamu yang duduk dihadapanku tersenyum menatapku, kemudian aku mulai meniup lilin berwarna pink, seketika lilin itu mati dalam sekali tiupan. Kemudian aku terdiam, tiba-tiba aku merasakan sesuatu yang hampa dihatiku, dan seketika itu ku ambil cake coklat mini dan ku hempaskan kelantai tangkahan, bersama jeritan tangisanku. Piring dan cake coklat mini itu hancur berantakan, seperti hancurnya hatiku yang menyadari kalau tgl 11 Januari ini untuk yang kesekian kalinya aku merayakan tanpamu.
Aku ingin melupakanmu, tapi aku tak bisa. Aku ingin mengenyahkanmu dari hatiku, tapi aku tetap tak bisa. Aku ingin mengenyahkanmu dari kehidupanku, seperti enyahnya kamu dari pandangan mataku, tapi aku tetap tak bisa.
Kini aku mencoba menghibur diriku sendiri, mendengarkan lagu yang kini menjadi lagu kesukaanku setelah untuk pertama kalinya aku mendengarkan lagu itu. Perlahan aku mulai menari mengikuti irama lagu itu, menari tarian sunyi ditepi danau diatas tangkahan dibawah rinai hujan yang mulai turun dengan derasnya, seperti derasnya tangisanku.Dulu aku takut dengan hujan, tapi semenjak aku menyadari kalau hujan bisa menyembunyikan tangisanku, semenjak itu aku sering menangis dibawah rinai hujan.



Jumat, 22 Januari 2016

G A L A U

Ini bukan cerpen, bukan novel, bukan puisi juga bukan cerita mini atau yang biasa aku sebut cermin. Tapi ini tentang sebuah luahan, luahan hati yang mungkin sebahagian orang merasa itu mengada-ngada, tapi sebenarnya bukan mengada-ngada tapi memang ada. Mau tau apa saja itu yang disebut mengada-ngada??? Baca ya, sampai kebawah
PUSING
RUNSING
MERUNCING
D A N...
MULAI
MIRING
Apanya yang mulai miring? Tau, ah! gelap! Tebak aja sendiri...
Woi...!!! Ada yang mau nemani aku menangis??? Yok! kita nangis berjamaah, lagi sedih nih?
Ini kepala setiap hari koq sakit melulu??? 
Kadang tiba-tiba kita gak tau kenapa ingin menangis, sebentar kemudian tertawa, lalu tersenyum persis kayak orang gila kalau orang tak memahami kita. 
Makanya tadi aku bilang mulai MIRING...
Bingung ya, apa maksud tulisan ini?
Gak usah bingung, karena aku yang nulis aja juga bingung
Bingung mau kemana arah tulisan gak jelas ini. Maklum ajalah.. namanya juga lagi galau. Eh, bentar! ada cowok keren lewat   (melongo)........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................ astaga !!! gara-gara cowok itu lewat, gak sadar ketikanku titik-titik semua. Kalau sepuluh cowok keren yang was-wes, was-wes! melintas-lintas didepan mata, bisa-bisa isi ketikanku semuanya titik-titik. 
Sakit kepalaku koq makin menjadi-jadi ??? Udah dululah,.. mau minum racun dulu, eh, salah! obat maksudnya. Bye ! Eh, ikut-ikutan aku bilang 'bye' nya, kayak...??? *plak* kena tabok kepalaku, dia udah ada yang punya, punya orang...! Yeee..!! Apa salahnya, cuma bilang kayak gitu doang, bukan mau merebutnya, koq!
END THE STORY MAKIN NGAWUR STORYNYA
???????

Kamis, 26 Maret 2015

LION DOESN'T LOSE SLEEP OVER OPINION OF SHEEP

Lion Doesn't Lose Sleep Over Opinion of Sheep

Mulanya saya tak mengerti apa makna dari judul diatas, saya malah ingat cartoon ‘Shaun on the sheep’ :D. Tapi setelah bekerja sama dengan Mbah google, mencari kesana-kemari apa makna dari quote tersebut, barulah saya ‘sedikit’ mengerti. Saya sedikit mengerti karena menurut saya ini bahasa sastra inggris yang mengandung makna idiom ( I think so ) :p. Maklum, saya bukan orang inggris, tapi saya orang belanda ( eh, salah ! jadi ingat mantan :D ). Saya juga baru tau quote ini dari salah seorang yang saya follow twitternya. Gak tau sih, apa tujuan dia membuat quote itu di instagramnya. Tapi menurut ilmu pshycologi saya, mungkin orang ini sebenarnya sedang sedikit resah dengan pendapat orang-orang disekitarnya J. Hanya saja dia masih berusaha menutupinya J Bah! Mengapa saya jadi membahas dia??? Biarkanlah dia dengan masalahnya, dan saya dengan masalah saya ( eh! ).  
Kita kembali ketujuan awal membahas tentang quote diatas. Kalau menurut pendapat saya, quote diatas sebenarnya sedikit kejam dan terkesan menunjukkan rasa keegoan dan kesombongan. Karena si penerima kritik menganggap dirinya adalah ‘Singa’ yang dibalik makna itu singa adalah merupakan binatang yang ditakuti, memiliki kekuasaan. Sedangkan ‘Domba-domba’ diumpamakannya sebagai sipengkritik/pemberi opini, hanyalah santapan singa, yang dengan mudah memangsa domba-domba yang diinginkannya atau menghancurkan domba-domba dengan taring-taring dan giginya yang tajam. Menurut saya makna quote ini seperti merendahkan orang-orang yang memberi opini/kritikkan padanya.
Selama kita masih hidup, maka kita tak akan pernah lepas dari opini/kritikkan orang-orang disekitar kita. Opini/kritikkan akan muncul ketika orang-orang merasa ada yang salah pada kita menurut kacamata mereka. Tapi selagi apa yang mereka kritik itu untuk kebaikan kita, ada baiknya untuk kita renungkan. Kita boleh mempertahankan opini dan prinsip kita selagi apa yang kita pertahankan itu benar dan tidak menyalahi aturan agama atau tidak keluar dari koridor norma-norma masyarakat/agama. Intinya selagi itu masih benar dimata Allah, maka pertahankan prinsip itu ! Tapi bila itu salah dimata Allah atau tidak sesuai dengan norma-norma agama, ada baiknya kita wajib merenungkannya.
Kita hidup di dunia ini tidak sendirian, meski terkadang kita merasa ingin sendiri ( gue banget, loh?! :o ). Semua yang kita perjuangkan untuk keberhasilan di dalam hidup ini pasti akan selalu ada campur tangan orang-orang disekitar kita. Opini dan kritik hanyalah sebagai sarana untuk memperbaiki diri dan untuk membangkitkan hidup yang lebih berkualitas dan berkelas. Bukankah opini dan kritik merupakan jalan menuju kesuksesan ? Jadi tidak salah bila saya mengatakan kalau opini dan kritikkan orang-orang pada kita memiliki andil besar dalam kesuksesan kita. So, hargailah mereka sang domba-domba !
Bila engkau mengatakan quote, ‘Lion Doesn't Lose Sleep Over Opinionof Sheep’, itu semakin menunjukkan kualitas dirimu yang sebenarnya ! Yang tidak bisa menerima kritikkan dan opini orang-orang. Alangkah baiknya kamu mengatakan, ‘DIAM ADALAH EMAS’. Itu menunjukkan kerendahan hatimu.
Ingat ! suatu hari nanti domba-domba akan menyadarinya kalau mereka hanya sebagai santapan singa. Setelah domba-domba menyadarinya, maka domba-domba akan meninggalkanmu atau berusaha menyerang balik kepada singa J


~ TANYA HATI ~

TANYA HATI

Ketika Allah memberi kesenangan, kemewahan, keglamouran, ketenaran dan kesempurnaan fisik, mengapa engkau malah membalas semua yang telah diberikan Allah kepadamu dengan mendurhakainya dan berbuat maksiat ?
Apa perlu Allah menegurmu dahulu dengan menarik semua yang telah engkau miliki sekarang baru engkau bertaubat ?
Bagaimana jika malah sebaliknya Allah tidak menegurmu tapi malah mencabut nyawamu di detik berikutnya, disaat engkau sedang berbuat dosa atau maksiat, apa yang bisa engkau pertanggungjawabkan dihadapan Allah ?
Api neraka itu panas ! luarbiasa panasnya ! Siksa kubur itu menyakitkan ! Coba sekarang kamu bakar jari jempolmu dengan api lilin hanya 1 menit saja, sanggupkah engkau menahan panasnya ? Itu baru sedikit panasnya dibandingkan dengan panasnya api neraka.
Seandainya engkau tau, terkadang kemewahan, kepopuleran, keglamouran dan kesempurnaan fisik yang diberikan Allah padamu itu semua cobaan. Cobaan itu tidak hanya berupa kelaparan, kemiskinan, ketakutan, dan kehilangan saja, tapi malah sebaliknya.
Jangan engkau mengira Allah sayang padamu, ketika engkau mendurhakai Allah tapi Allah masih memberimu kesenangan duniawi, engkau salah ! Tapi Allah sengaja makin memberimu kesenangan duniawi agar engkau semakin lupa dan menjauh dari-Nya. Itu kenapa ? karena Allah sudah tidak peduli dan tidak menyayangimu lagi. Coba engkau pikir baik-baik, jika seseorang menegurmu dan mengingatkanmu ketika engkau melakukan kesalahan, itu tandanya dia sayang dan peduli padamu. Tapi ketika dia tak peduli lagi padamu, dia akan membiarkan semua kesalahan yang engkau lakukan, karena dia sudah muak dengan segala tingkahmu. Apa engkau tidak takut bila Allah muak melihatmu ?
Semestinya engkau bersyukur dengan segala keberuntungan yang engkau peroleh saat ini. Memang itu semua hasil kerja kerasmu, tapi semua hasil kerja kerasmu tidak akan berhasil dan terwujud jika Allah tidak meridhoinya. Bila Allah tidak meridhoinya, maka segala yang kamu peroleh saat ini suatu hari nanti akan hancur dengan sia-sia. Dan saat ini Allah masih menutup segala aib-aibmu, jadi jangan bangga bila engkau berbuat dosa dan maksiat, karena itu aib !
Sadarkah engkau, diluar sana ribuan orang berharap bisa menjadi seperti engkau, dan memiliki keberuntungan seperti engkau. Yang siang malam selalu memohon kepada Allah agar hidupnya lebih berarti, berguna bagi orang banyak dan tidak dipandang sebelah mata oleh orang-orang. Jadi bersyukurlah ! Bersyukur bukan hanya sekedar mengucapkan Alhamdulillah, tapi dengan tidak mendurhakai Allah, berusaha menjadi umat terbaik Allah.
Engkau tau, didalam kubur sana ada banyak mayat-mayat yang merintih ingin dibangkitkan kembali karena tak tahan perih dan pedihnya siksa kubur. Wajah dan tubuhmu yang selama ini engkau puja dan dipuja banyak orang, semuanya akan sirna ditelan bumi dan menjadi santapan cacing-cacing tanah. Wajahmu berubah menjadi menyeramkan dan menjijikkan karena membusuk yang akhirnya hanya tinggal tulang belulang, kemudian menyatu dengan tanah. Karena dari tanah akan kembali ketanah.
Harta, tahta dan wanita, semuanya itu hanyalah daki dunia. Semua itu tidak akan engkau bawa mati, yang engkau bawa hanyalah amal ibadah dan sehelai kain kafan pembungkus tubuhmu yang sempurna.
Ingat ! Jodohmu adalah cerminan dirimu. Coba kamu baca surah An-Nur ayat 23-26, dan renungkan !
Di dunia ini kita hanyalah musafir, dunia hanyalah persinggahan sementara, maka buatlah yang terbaik untuk Allah dan untuk dirimu.
NB : Tulisan ini dibuat karena rasa kepedulian dengan keadaan sekarang, saya sadar, saya bukanlah sosok yang sempurna, tapi juga insan yang tak luput dari kesalahan dan kesilapan, yang masih terus berusaha memperbaiki diri. Tulisan ini dibuat agar tidak ada insan yang menyesal, setelah Allah mengambil segalanya darinya.

Senin, 02 Maret 2015

PEREMPUAN DI PERSIMPANGAN HALIMUN

Senja mulai menepi
Dan pikiranku masih berdiri dipersimpangan halimun

Akulah sang musafir yang kelelahan
Berjuang menapaki titian kehidupan
Agar aku tak terjebak kedalam lubang yang sama

Terpuruk aku pada gelombang takdir yang menghempaskan

Aku menjerit dengan bahasa kalbu
Bahasa yang hanya dimengerti oleh orang-orang dilangit

Airmata mengkristal sudah...






Rabu, 26 November 2014

~ DUA HATI SATU CINTA ~

Ingatkan aku tentang kisah kita di danau ini jika suatu hari nanti aku terlupakan akanmu
Bagaimana mungkin engkau terlupakan akanku? Sedangkan aku selalu menjadi bayanganmu
Bukankah terkadang bayangan akan menghilang ketika aku berdiri di dalam gelap pekat malam tanpa setitik cahaya?
Aku tidak hanya menjelma menjadi bayanganmu tapi juga akan selalu menjadi cahaya untuk menerangi setiap langkah-langkahmu
Dan aku akan selalu mengikuti cahayamu, agar bayanganmu tidak pernah terlepas dari tubuh dan jiwaku
Sudah sepatutnya engkau mengikuti cahayaku, karena aku imammu dan engkau makmumku. Dan cahayaku berasal dari cahaya Ilahi



Jumat, 31 Oktober 2014

AKU, KAMU, DIA DAN HUJAN

Engkau tau,
aku takut hujan
Tapi mengapa hujan turun begitu derasnya mengiringi kepergianmu?
Apakah engkau ingin mengajarkanku agar tidak takut hujan?
Karena setelah itu akan banyak hujan menerpaku
Dan diantara rinai hujan akan kutemui seseorang reinkarnasimu
Sedang menantiku dengan payung putihnya...